Apa itu UX Designer dan Bagaimana Kesehariannya?

Sudah pernah dengar UX Designer? Semakin berkembangnya dunia teknologi berimbas pada munculnya bidang – bidang pekerjaan baru yang menuntut spesifikasi yang tinggi. Seperti halnya bidang kedokteran yang memiliki banyak spesifikasi, bidang teknologi pun kini mulai memunculkan peran – peran baru yang menuntut fokus tertentu untuk menangani bidang yang spesifik. Kalau dulu kita hanya mengenal programmer dan designer, lalu berkembang menjadi web programmer dan mobile programmer, dan berkembang kembali semakin spesifik seperti Laravel Developer, React Developer, dll.

Di dunia desain pun mengalami perkembangan yang sama, selain graphic designer atau product designer kini muncul pula spesifikasi yang baru yaitu UX (User Experience) Designer.

Mengenal UX Designer

Sebelum kita mengenal apa itu UX Designer dan seperti apa pekerjaanya kita harus memahami dulu apa itu UX (User Experience) yang menjadi fokus utama profesi ini.

UX (User Experience) merupakan sebuah proses untuk memenuhi kepuasan pengguna dengan cara meningkatkan cara penggunaan, kenyamanan pada interaksi antara pengguna dan produk.

User Experience juga bisa diartikan proses untuk menemukan metode interaksi terbaik antara pengguna dan produk. Untuk mengetahui user experience yang maksimal, dibutuhkan riset dan percobaan yang dilakukan selama proses development produk dari awal hingga akhir. Bagian yang termasuk dalam UX design antara lain riset pengguna (user research), arsitektur informasi (information architecture), usability testing, desain interaksi (interaction design) hingga desain visual (visual design).

Oke ayo lanjut, setelah mengetahui apa itu UX selanjutnya kita akan membahas apa itu UX Designer. UX Designer berarti seorang professional pada user experience yang mampu mengerjakan hal – hal berikut:

  • Dapat menentukan ekspektasi UX yang diingikan pengguna dengan akurat
  • Dapat menyelaraskan ekspektasi pengguna dengan visi produk dan perusahaan
  • Mampu menerjemahkan ide – ide ke dalam desain
  • Mampu memastikan harmonisasi fungsi yang berjalan dan design interface sehingga dapat mengurangi bugs.

UX Designer

Seperti apa syarat untuk menjadi seorang UX designer?

Jika kamu mulai tertarik dengan bidang ini, ayo kita lihat dulu apakah kamu sudah memenuhi syarat dan cocok dengan bidang ini. Berdasarkan hasil riset, seorang UX designer haruslah memenuhi kriteria berikut ini:

  • Memiliki ketertarikan yang kuat dengan dunia design antar muka
  • Mampu berfikir kreatif dan imajinatif serta bisa melakukan improvisasi
  • Memiliki inovasi yang kuat
  • Mampu berkomunikasi dengan baik serta dapat berkoordinasi dan bekerja di dalam tim
  • Mampu mengekspresikan/mempresentasikan desain yang dibuat dan mampu mentransformasikan ide menjadi desain
  • Mampu terlibat dan memiliki komitmen dalam pengembangan produk

Nah, bagaimana? Apakah kamu merasa cocok? Kalau cocok ayo kita pelajari apa saja tanggung jawab UX Designer dalam pekerjaannya dan seperti apa kesehariannya.

Tanggung jawab dan keseharian seorang UX Designer

Seorang UX designer bertanggung jawab menciptakan inovasi produk, memunculkan ide – ide baru, menemukan kesalahan pada user interface yang sudah berjalan, mampu membuat prototype dan bekerja dengan developer untuk mentransformasikan desain ke dalam produk.

Lalu seperti apakah pekerjaan sehari – hari seorang UX Designer?

  • Membuat prototype, biasanya mulai dari di atas kertas, lalu diubah ke wireframe hingga akhirnya diimplementasikan ke frontend produk
  • Mempresentasikan konsep desain dan ide – ide serta mengumpulkan feedback
  • Membuat elemen – elemen visual seperti ikon, gambar – gambar, widget, dll
  • Berdiskusi dengan team yang lain untuk menentukan best practice pada suatu interface
  • Melakukan survey kepada pengguna untuk dapat mengetahui seperti apa ekspektasi dari pengguna

Nah, sekian perkenalan kita dengan dunia UX Designer. Kalau kamu merasa cocok mungkin ini akan menjadi pengalaman yang menantang dan menyenangkan bagimu ke depannya.

Leave a Reply